Hartadinata Abadi Teken Kerja Sama Ekspor Emas Rp465 Miliar

JAKARTA – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dan Bright Metal Refiners (BMR) meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk ekspor perhiasan emas sebanyak 500 kilogram dalam jangka waktu 3 bulan, mulai 15 Desember 2023 hingga 15 Maret 2024, atau sampai jumlah total pemesanan terpenuhi.

Nilai transaksi ekspor perhiasan emas ini diperkirakan sebesar USD30,02 juta atau setara Rp465,21 miliar. Menurut Corporate Secretary HRTA, Ong Deny, nilai transaksi ini tidak lebih dari 20% dari ekuitas perusahaan sehingga tidak dianggap sebagai transaksi material sesuai dengan regulasi POJK 17/2020.

Baca juga: RI-Kamboja Perkuat Kerja Sama Perdagangan

Kontan melaporkan bahwa manajemen HRTA memastikan bahwa tidak ada hubungan afiliasi dan benturan kepentingan antara HRTA dan BMR, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Manajemen mengharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak positif pada kinerja produksi dan penjualan perhiasan emas HRTA. Pada kuartal III-2023, HRTA mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 82,83% YoY menjadi Rp 9,33 triliun, serta kenaikan laba bersih sebesar 25,94% YoY menjadi Rp 259,78 miliar.

Baca juga: Internal PDIP Pecah Dukung Ganjar? Ini Penjelasan Pengurus

Tinggalkan komentar