Gangguan Komunikasi: Definisi dan Contoh Kasus

Gangguan komunikasi adalah hambatan dalam proses produksi dan pemahaman ucapan, tulisan, atau isyarat. Dapat muncul sejak lahir atau setelahnya, dengan jenis gangguan perkembangan atau diperoleh.

Gangguan dapat terjadi pada encoding dan decoding bahasa (gangguan bahasa), pada gerakan otot bicara (gangguan bicara), kelancaran bicara (gangguan kelancaran), produksi suara (gangguan suara), atau proses pendengaran (gangguan pendengaran).

Contoh Kasus

Gangguan komunikasi dapat ringan, sedang, atau parah, dan beberapa lebih efektif diatasi melalui patologi wicara.

Beberaoa gejala gangguan komunikasi dalam studi Vasiliki Ioannidi dan Elli Samara:

  • Mengalami gangguan fonologi dalam hal ekspresi dan pemahaman. Ini berarti adanya penyederhanaan, penghilangan, atau penggantian nada yang teramati
  • Kelemahan dalam pemahaman dan perbedaan antara bunyi, misalnya antara “k” dan “t”. Hal ini menciptakan masalah dalam pengucapan bunyi-bunyi tersebut
  • Kesulitan dalam mengucapkan bunyi “r” sehingga mungkin menggantikan bunyi tersebut dengan bunyi lain
  • Sulit memahami bahwa dua kata dapat memiliki arti yang sama, misalnya book-volume.
  • Kesulitan menggunakan beragam kosakata. Dia tidak dapat menggunakan kata-kata yang lebih canggih dan biasanya menggambarkan apa yang ingin dia sebutkan, misalnya, alih-alih mengatakan “pensil”, dia mungkin menyebutkan: “benda yang digunakan untuk menulis”.

Contoh lain, anak-anak atau orang dewasa dengan gangguan komunikasi dapat menghasilkan ucapan yang tata bahasanya baik namun tetap tidak dapat dipahami, karena otot mulut, pernapasan, dan laring yang diperlukan untuk menghasilkan suara dan mengartikulasikan bunyi ujaran berkontraksi dengan kekuatan yang tidak normal. 

Individu dengan gangguan pendengaran atau penglihatan mungkin mengalami hambatan dalam pemrosesan sinyal bicara atau kurangnya petunjuk visual. Bahkan jika pemrosesan sensorik terjadi, mungkin ada hambatan pada tahap decoding bahasa.

Defisit reseptif pada pendengar bersifat korrespon dengan defisit ekspresif pada pembicara, yang dapat menghambat niat komunikatif dan menyebabkan kesulitan menyampaikan pesan yang dimaksudkan.

Baca juga: Gegara AS, DK PBB Kembali Tunda Pemungutan Suara Bantuan ke Gaza

Cara Menghadapi Orang dengan Gangguan Komunikasi

Orang dengan gangguan komunikasi akan menciptakan kecanggungan dengan orang normal. Tapi, bukan berarti ini masalah besar tanpa solusi.

Guru mungkin profesi yang sering bertemu orang dengan gangguan komunikasi. Dalam hal ini, guru dapat menggunakan langkah-langkah terorganisir.

Gangguan bahasa siswa tertentu dapat ditangani melalui pendekatan terapeutik yang menggabungkan terapi wicara, dukungan pedagogis, rehabilitasi, dan bantuan psikologis.

Kegiatan pengajaran melibatkan bidang bahasa, kinestetik, psikososial, dan mental, dengan fokus pada berbagai latihan untuk meningkatkan keterampilan dan perilaku.

Dalam pengobatan pedagogis perlu ada dukungan psikologis. Selain itu, bangun komunikasi menyenangkan, motivasi, dan tanggapan cepat terhadap kebutuhan.

Guru juga perlu mendengarkan dengan seksama, berbicara dengan jelas dan deskriptif, memberikan peluang pendidikan, dan mematuhi standar tata bahasa dan sintaksis dalam lingkungan pembelajaran dengan cara kreatif.

Baca juga: Ekonomi Perilaku: Definisi dan Bagaimana Kemunculannya?

Tinggalkan komentar